Ciamis - Kekeringan yang melanda Dusun Wanarasa, Desa Kalijaya, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, akhirnya mendapat respons sigap. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) Kabupaten Ciamis menggelar aksi kemanusiaan bertajuk 'Pendampingan Pendistribusian Air Bersih' pada Sabtu, 8 Agustus 2026, membawa harapan baru bagi warga yang tengah dilanda kekurangan air bersih.
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata BPPD Ciamis untuk menanggulangi krisis air yang dihadapi warga Dusun Wanarasa. Air bersih, kebutuhan paling mendasar bagi kehidupan, menjadi komoditas langka di tengah musim kemarau yang panjang.
Kehadiran tim BPPD disambut hangat oleh masyarakat setempat. Kepala Desa Kalijaya, Bapak Yosep Kurniawan, dan Kepala Dusun Wanarasa, Bapak Yoyon Haryono, turut mendampingi proses distribusi, memastikan setiap tetes air dapat tersalurkan dengan baik kepada mereka yang membutuhkan.
Babinsa Kopka Yulianto, yang selalu berada di garda terdepan, tak henti-hentinya menggerakkan warga untuk bergotong royong. Ia merasakan langsung betapa beratnya perjuangan warga dalam mendapatkan air bersih sehari-hari.
"Kami melihat sendiri bagaimana warga sangat kesulitan untuk mendapatkan air. Bantuan ini sungguh sangat berarti bagi kami, " ujar Kopka Yulianto.
Kepala Bidang BPBD Ciamis, Bapak Yusmara Fitra S.ST., MM, menegaskan komitmen BPPD dalam membantu masyarakat. Ia berharap distribusi air bersih ini dapat meringankan beban warga dan menjadi solusi sementara hingga kondisi kembali normal.
Danramil 1317/Banjarsari, Mayor Inf Haris Diana S.E., mengapresiasi sinergi yang terjalin antara TNI, BPBD, dan pemerintah desa. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dalam menghadapi bencana dan kesulitan di masyarakat.
"Kolaborasi seperti inilah yang sangat kita butuhkan. Bersama-sama, kita pasti bisa melewati masa sulit ini, " kata Mayor Inf Haris Diana S.E.
Aksi 'Drop Air Bersih' ini bukan sekadar penyaluran bantuan, melainkan wujud nyata solidaritas dan kepedulian terhadap sesama. Harapannya, semoga kelangkaan air bersih di Dusun Wanarasa segera teratasi dan warga dapat kembali menjalani kehidupan dengan tenang.(PERS)

Yulianto